CLOSE

Profil Daerah


Serang

Profil Singkat

Kota Serang merupakan ibu kota dari Provinsi Banten berjarak sekitar 70 km dari DKI Jakarta. Sebelum menjadi daerah otonom, Kota Serang merupakan bagian dari Kabupaten Serang. Oleh karena itu, kota yang berada di tepi Laut Jawa ini dikelilingi oleh Kabupaten Serang di sebelah Selatan, Barat dan Timur. Kota yang juga dikenal sebagai Kota Santri ini resmi menjadi kota pada tahun 2007 berdasarkan UU Nomor 32 Tahun 2007 tentang Pembentukan Kota Serang. Secara administratif, Kota Serang terdiri atas 6 Kecamatan (Kecamatan Curug, Walankata, Cipocok Jaya, Serang, Taktakan, dan Kasemen) dan 67 Kelurahan/Desa.

Kata ‘Serang’ pada Kota Serang memiliki beberapa arti. Pertama, ‘serang’ yang dalam bahasa Sunda berarti sawah dan kata ‘se-erang’ yang dalam bahasa Jawa Banten berarti sekelompok. Berdasarkan sejarah, daerah ini merupakan area sentra penanaman padi pada masa Kesultanan Banten yang kemudian berkembang menjadi kawasan perkotaan –dengan pemukiman yang saling mengelompok pada jaman Kolonial Belanda. Kawasan Kesultanan Banten menjadi salah satu destinasi wisata andalan di Kota Serang yang terletak di Kecamatan Kasemen.

Kota Serang memiliki luas sebesar 266,74 km2 dan berada di dataran rendah dengan ketinggian kurang dari 500 mdpl. Berdasarkan data BPS, jumlah penduduk Kota Serang pada tahun 2019 mencapai 688.603 jiwa dengan rasio jenis kelamin sebesar 105. Dengan laju pertumbuhan penduduk per 2018-2019 berada di 1,59 persen, kepadatan penduduk di Kota Serang di tahun 2019 mencapai 2.582 jiwa per km2. PDRB Kota Serang pada tahun 2019 yang dilihat atas perhitungan dasar harga konstan mengalami peningkatan dengan laju pertumbuhan PDRB sebesar 6,44 persen.

Walikota: H. Syafrudin (2018-sekarang)

Peluang Investasi Daerah

Jika dibandingkan dengan daerah lain di Provinsi Banten, nilai investasi Kota Serang tergolong cukup rendah. Berdasarkan DPMPTSP Provinsi Banten, total investasi yang masuk ke Kota Serang pada tahun 2019 mencapai sekitar Rp 3,7 triliun dengan rincian Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp 3,643 triliun (27 proyek) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp 55,20 miliar (41 proyek). Nilai investasi ini diharapkan akan dapat meningkat hingga Rp 4,5 triliun pada tahun 2020.

Rendahnya investasi di Kota Serang dilihat disebabkan karena rendahnya promosi investasi dari Pemerintah Kota Serang. Oleh karena itu, Pemkot Serang melaksanakan acara Investor Gathering pada tahun 2019 yang bertujuan untuk memperkenalkan Kota Serang dan mengajak para investor untuk berinvestasi di Kota Serang. Para investor menekankan kepada Pemkot bahwa perlu adanya perbaikan infrastruktur dan transportasi agar dapat menarik investasi.

Secara keseluruhan, sektor pariwisata menjadi sektor unggulan di Kota Serang. Kemajuan di sektor pariwisata ini dilihat akan dapat membuka peluang investasi di sektor-sektor lain seperti sektor properti, transportasi, perdagangan, jasa dan berbagai sektor lainnya.

Berikut peluang investasi di Kota Serang:

  • Sektor pariwisata
    Revitalisasi Kesultanan Banten di Kota Serang yang dirancang agar dapat menjadi wisata religi tingkat dunia. Kawasan Banten Lama atau Kesultanan Banten ini terdiri atas Masjid Agung Banten, Keraton Surosowan, Istana Kaibon, Benteng Speelwijk, Museum Kepurbakalaan Banten, dan Vihara Avalokitesvara.
  • Sektor perumahan/pemukiman
    Lokasi Kota Serang yang dekat dengan kawasan industri serta adanya pembangunan Tol Trans Jawa membuka peluang investasi pada sektor pembangunan properti. Berbagai proyek pembangunan perumahan di Kota Serang seperti: proyek rumah hunian di sekitar Tol Trans Jawa, Perumahan Seion atau Seion Residence, dll,
Prioritas Daerah

Berdasarkan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2020, tema pembangunan Kota Serang pada tahun 2020 berfokus pada peningkatan manusia dan infrastruktur untuk masyarakat. Sehubungan dengan hal tersebut, prioritas pembangunan Kota Serang di tahun 2020 terdiri atas 6 sektor pembangunan, yaitu:

  1. Peningkatan akses dan kualitas pendidikan dasar, pengutamaan gender, dan perlindungan anak serta pelestarian nilai-nilai budaya lokal.
  2. Peningkatan koneksivitas dan infrastuktur dalam pemukiman.
  3. Peningkatan kualitas lingkungan hidup, pengelolaan tata ruang, dan mitigasi bencana.
  4. Peningkatan daya saing ekonomi melalui pengembangan sektor potensial.
  5. Penurunan kemiskinan, penurunan pengangguran, dan permasalahan sosial.
  6. Reformasi birokrasi dan pelayanan publik.
Payung Hukum dan Kebijakan yang Mendukung TPB

Pada dasarnya, belum terdapat payung hukum dan kebijakan terkait TPB/SDGs pada tingkat kota maupun provinsi. Meskipun begitu, pembahasan tentang TPB/SDGs telah dimasukkan atau dilibatkan dalam berbagai kebijakan, seperti:

  • Peraturan Daerah Kota Serang Nomor 3 Tahun 2019 Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kota Serang Tahun 2018-2023
  • Peraturan Walikota Serang Nomor 39 Tahun 2019 tentang Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kota Serang Tahun 2020
Status Pelaksanaan TPB Terkini

Status pelaksanaan TPB di Kota Serang seperti:

  • Persentase penduduk miskin di Kota Serang mengalami penurunan dari 6,28 persen (2015) menjadi 5,28 persen (2019).
  • Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mengalami peningkatan dari 70,51 pada tahun 2015 menjadi 72,10 pada tahun 2019
  • Angka harapan hidup di Kota Serang antara tahun 2015 hingga 2019 cenderung stagnan dengan sedikit peningkatan dari 67,33 tahun (2015) menjadi 67,83 tahun (2019)
  • Angka harapan lama sekolah mengalami sedikit peningkatan dari 12,36 tahun (2015) menjadi 12,77 tahun (2019)
  • Prevalensi stunting di Kota Serang mengalami peningkatan dari 5,4 persen di tahun 2018 menjadi 5,8 persen di tahun 2019. Meskipun mengalami peningkatan, persentase ini jauh lebih rendah daripada angka stunting nasional.
Strategi Pemerintah Provinsi untuk mendorong Pemerintah Kota dan Kabupaten untuk menyelaraskan RPJMDnya dengan indikator-indikator TPB

n/a

Praktik TPB

TPB 11, 12, 15

Program Zero Waste

Program Zero Waste atau Program Bebas Sampah merupakan program penanganan sampah dari Pemerintah Kota Serang. Program ini bertujuan untuk mengurangi jumlah sampah di Kota Serang dan diharapkan dapat mencapai status bebas sampah pada tahun 2023. Pada dasarnya, inti dari program ini bukan untuk menghilangkan sampah tetapi lebih pada memanfaatkan sampah. Sampah dilihat memiliki nilai ekonomis, seperti sampah organik dapat dimanfaatkan menjadi kompos dan sampah plastik dapat diberikan ke bank sampah atau diolah menjadi paving blok. Oleh karena itu, untuk mensukseskan program ini, Pemkot Serang melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan dan beralih ke memanfaatkan sampah semaksimal mungkin.

 

TPB 3, 6, 10

Program GARDU JAGA

Masih banyaknya masyarakat yang melakukan kebiasaan BABS (Buang Air Besar Sembarangan) karena belum memiliki jamban sendiri, membuat Pemerintah Kota Serang menginisiasi program Gerakan Dua Ribu Rupiah untuk Jamban Keluarga (GARDU JAGA). Program ini diharapkan dapat meningkatkan pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat yang berbasis lingkungan, dan menurunan kebiasaan BABS. Dalam program ini, para kader posyandu mengumpulkan iuran sebesar dua ribu rupiah untuk pembuatan jamban keluarga, yang didukung oleh bantuan jamban dari Pemkot Serang dan Pemerintah Pusat. Bantuan yang diberikan termasuk bahan-bahan membuat jamban (seperti closet, paralon 2 batang, semen dan pasir) kepada keluarga yang tidak memiliki jamban yang pekerjaannya akan dilakukan secara gotong royong oleh warga.

Kontak

Bappeda Kota Serang
Jl. Jenderal Sudirman No. 5,
Kota Serang, Banten 42122
Email: info@mail.serangkota.go.id
Website: https://bappeda.serangkota.go.id

Sumber

Alexander, H. B., 2020. Investor Dominasi Pembelian Rumah Seion di Serang. [Online], Diakses dari https://properti.kompas.com/read/2020/02/24/080000321/investor-dominasi-pembelian-rumah-seion-di-serang

Bantennews, 2020, Subadri Klaim Bisa Warga Kota Serang Bebas Dolbon pada 2020. [Online], Diakses dari https://www.bantennews.co.id/subadri-klaim-bisa-warga-kota-serang-bebas-dolbon-pada-2020/

Biro Pemerintahan Provinsi Banten, n.d. Sejarah Terbentuknya Kota Serang. [Online], Diakses dari https://biropemerintahan.bantenprov.go.id/profil-kota-serang

BKPM, n.d. Nikmati Kemudahan dan Peluang Investasi di Banten. [Online], Diakses dari https://www.bkpm.go.id/id/publikasi/detail/berita/nikmati-kemudahan-dan-peluang-investasi-di-banten

BPCB Banten, 2017. Serang, Sejarah dan Toponimi. [Online], Diakses dari https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpcbbanten/serang-sejarah-dan-toponimi/

BPS Kota Serang, 2020. Kota Serang Dalam Angka 2020. [Online], Diakses dari https://serangkota.bps.go.id/publication/2020/04/27/354286a76093052203a44878/kota-serang-dalam-angka-2020.html

BPS Provinsi Banten, 2020. Angka Harapan Hidup Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Banten (tahun), 2010-2019. [Online], Diakses dari https://banten.bps.go.id/dynamictable/2015/04/27/10/angka-harapan-hidup-menurut-kabupaten-kota-di-provinsi-banten-tahun-2010-2019.html

_______, 2020. Garis Kemiskinan Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Banten (rupiah/kapita/bulan), 2005-2019. [Online], Diakses dari https://banten.bps.go.id/dynamictable/2017/04/18/165/garis-kemiskinan-menurut-kabupaten-kota-di-provinsi-banten-rupiah-kapita-bulan-2005-2019.html

_______, 2020. Harapan Lama Sekolah Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Banten, 2010-2019. [Online], Diakses dari https://banten.bps.go.id/dynamictable/2015/11/24/107/harapan-lama-sekolah-menurut-kabupaten-kota-di-provinsi-banten-2010-2019.html

_______, 2020. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Banten, 2010-2019. [Online], Diakses dari https://banten.bps.go.id/dynamictable/2015/04/27/9/indeks-pembangunan-manusia-ipm-menurut-kabupaten-kota-di-provinsi-banten-2010-2019.html

_______, 2020. Persentase Penduduk Miskin Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Banten 2005-2019. [Online], Diakses dari https://banten.bps.go.id/dynamictable/2017/04/18/166/persentase-penduduk-miskin-menurut-kabupaten-kota-di-provinsi-banten-2005-2019.html

DPMPTSP Provinsi Banten, 2019. Realisasi Investasi Januari-September 2019, Banten Masih Jadi Primadona Investor. [Online], Diakses dari https://dpmptsp.bantenprov.go.id/Berita/topic/274

Centralnews.co.id, 2020. Launching Gardu Jaga, Wakil Walikota Serang Beri 10 Jamban. [Online], Diakses dari https://centralnews.co.id/2020/02/10/launching-gardu-jaga-wakil-walikota-serang-beri-10-jamban/

Ikhsanti, D., 2018. Ingin Investasi Properti? Coba Lirik Potensi di 5 Kota Ini!. [Online], Diakses dari https://www.aturduit.com/articles/kota-potensi-investasi-properti/

Kabar Banten, 2020. Tahun 2020, Pemkot Serang Targetkan Investasi Masuk Rp 4,5 Triliun. [Online], Diakses dari https://www.kabar-banten.com/tahun-2020-pemkot-serang-targetkan-investasi-masuk-rp-45-triliun/

_______, 2020. Stunting di Kota Serang Meningkat. [Online], Diakses dari https://www.kabar-banten.com/stunting-di-kota-serang-meningkat/

Kurnialam, A., 2020. Pemkot Serang Bentuk Badan Khusus Kelola Banten Lama. [Online], Diakses dari https://nasional.republika.co.id/berita/q5zr66380/pemkot-serang-bentuk-badan-khusus-kelola-banten-lama

MediaDigital, 2018. Nikmati Kemudahan dan Peluang Investasi di Banten. [Online], Diakses dari https://ekonomi.bisnis.com/read/20181011/45/848055/nikmati-kemudahan-dan-peluang-investasi-di-banten

Mulyana, 2019. Pemkot Serang Rancang Program Kota Bebas Sampah Plastik. [Online], Diakses dari https://banten.antaranews.com/berita/67420/pemkot-serang-rancang-program-kota-bebas-sampah-plastik

Nufindarti, E., 2019. Strategies and Roadmap in Implementing Sustainable Development Goals in Serang City. Jurnal Bina Praja, 11 (2), hal. 219-235. Diakses dari http://jurnal.kemendagri.go.id/index.php/jbp/article/view/600/379

Nugraha, F., 2019. Subadri Paparkan 6 Prioritas Pembangunan Kota Serang Tahun 2020. [Online], Diakses dari https://www.banteninfo.com/subadri-paparkan-6-prioritas-pembangunan-kota-serang-tahun-2020/

Perkim Provinsi Banten, 2019. Penataan Kawasan Banten Lama. [Online], Diakses dari https://perkim.bantenprov.go.id/Publikasi/topic/138

PPID Diskominfo, 2020. Launching Gerakan Dua Ribu Rupiah Untuk Jamban Keluarga GARDU JAGA. [Online], Diakses dari https://ppid.serangkota.go.id/detailpost/lauching-gerakan-dua-ribu-rupiah-untuk-jamban-keluarga-gardu-jaga

Redaksi24.com, 2019. Menuju Zero Waste, Wali Kota Serang Fungsikan Pengolahan Sampah Cilowong. [Online], Diakses dari https://www.redaksi24.com/menuju-zero-waste-wali-kota-serang-fungsikan-pengolahan-sampah-cilowong/

_______, 2020. Dinkes Kota Serang Sebut Stunting Tak Bisa Dihilangkan. [Online], Diakses dari https://www.redaksi24.com/dinkes-kota-serang-sebut-stunting-tak-bisa-dihilangkan/

SelatSunda.com, 2020. Waduh! 29 Ribu KK di Kota Serang Masih Dolbon. [Online], Diakses dari https://selatsunda.com/waduh-29-ribu-kk-di-kota-serang-masih-dolbon/

Suryadikusumah, I., 2019. Tahun 2023 Kota Serang Ditargetkan Berstatus ‘Zero Waste’. [Online], Diakses dari https://www.biem.co/read/2019/04/12/39092/tahun-2023-kota-serang-ditargetkan-berstatus-zero-waste/

Yurdiansyah, I., 2019. Buka Gerbang Investasi ke Kota Serang, DPMPTSP Adakan Gathering Investor. [Online], Diakses dari https://www.biem.co/read/2019/08/21/45204/buka-gerbang-investasi-ke-kota-serang-dpmptsp-adakan-gathering-investor/

_______, 2019. Kurang Promosi, Investasi di Kota Serang Loyo. [Online], Diakses dari https://www.biem.co/read/2019/07/03/42663/kurang-promosi-investasi-di-kota-serang-loyo/

Bagikan: