CLOSE

Profil Daerah


Gorontalo

Profil Singkat

Kota Gorontalo merupakan salah satu kota tua di Pulau Sulawesi selain Kota Makassar, Parepare dan Manado. Kota Gorontalo secara resmi terbentuk pada tanggal 20 Mei 1960 berdasarkan Undang-undang No. 29 Tahun 1959 tentang Pembentukan Daerah Tingkat II di Pulau Sulawesi. Tepat tanggal 16 Februari 2001, Kota Gorontalo resmi ditetapkan sebagai Ibu Kota Provinsi Gorontalo berdasarkan Undang-undang No. 38 Tahun 2000 Pasal 7.

Sebagai pusat pengembangan kebudayaan Islam di Indonesia Timur, Kota Gorontalo dikenal sebagai Kota Serambi Madinah. Hal itu disebabkan pada zaman dahulu Pemerintahan Kerajaan Gorontalo telah menerapkan syariat Islam sebagai dasar pelaksanaan hukum, baik dalam bidang pemerintahan, kemasyarakatan, maupun pengadilan. Hal ini dapat dilihat dari filosofi budaya Kota Gorontalo yang Islami yaitu, "Adat Bersendikan Syarak dan Syarak Bersendikan Kitabullah (Al-Quran)". Dengan filosofi ini, Kota Gorontalo juga ditetapkan sebagai salah satu dari 19 daerah hukum adat di Indonesia karena menggunakan Syarak yang merupakan hukum yang berdasarkan syariat Islam.

Sejak otonomi daerah diberlakukan pada tahun 2001, jumlah kecamatan dan kelurahan di Kota Gorontalo terlihat mengalami peningkatan dengan adanya pemekaran daerah. Pada tahun 2001, terdapat tiga kecamatan yang kemudian bertambah sebanyak tiga kecamatan menjadi 6 kecamatan selama periode 2003-2004. Pada tahun 2012 Wali Kota Gorontalo meresmikan tiga kecamatan baru, sehingga jumlah kecamatan di Kota Gorontalo menjadi sembilan kecamatan dengan lima puluh kelurahan.

Kota Gorontalo memiliki luas wilayah sebesar 79,59 km2 atau 0,65 persen dari total Iuas daratan Provinsi Gorontalo. Kota yang berada di ketinggian 18 meter dari permukaan laut ini dikelilingi oleh dua kabupaten besar, Kabupaten Gorontalo dan Kabupaten Bone Bolango. Berdasarkan proyeksi penduduk tahun 2019, penduduk di Kota Gorontalo mencapai 219.399 jiwa dengan rasio jenis kelamin sebesar 96,79. Dengan jumlah seperti ini terdapat jumlah penduduk dengan kategori angkatan kerja sebanyak 108.504 dan bukan angkatan kerja sebanyak 57.972 jiwa dengan jumlah penduduk usia 15 tahun ke atas berada di angka 101.654 jiwa.

Objek wisata yang terkenal adalah Benteng Otanaha, yang bentuknya menyerupai Koloseum di Roma. Benteng yang diperkirakan dibangun pada tahun 1522 ini berdiri gagah di atas bukit di Kelurahan Dembe I, Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo. Kompleks tersebut merupakan kompleks benteng peninggalan Portugis pada abad ke-15 yang terdiri atas Benteng Otanaha, Benteng Otahiya, dan Benteng Ulupahu.

Peluang Investasi Daerah

Kota Gorontalo memiliki sebutan sebagai ‘Kota Jasa’. Oleh karena itu, sebagian besar peluang investasi yang dimiliki Kota Gorontalo berkaitan dengan sektor jasa dan perdagangan. Pemerintah Kota Gorontalo dalam beberapa tahun terakhir sedang giat untuk mendatangkan investasi yang mampu mendongkrak sektor pendapatan seperti:

  1. Pembangunan Hotel Swiss Bell yang termasuk dalam kategori Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN).
  2. Pusat perbelanjaan yang akan dibangun yakni, Mix Used Gorontalo
  3. Pembangunan infrastruktur pusat perkantoran, pemerintahan dan pembukaan kawasan ekonomi baru di wilayah Kecamatan Sipatana, Kota Utara dan Kecamatan Kota Tengah (Siputeng).
Prioritas Daerah

Pemerintah Kota Gorontalo pada tahun 2019-2024 memiliki visi ‘Terselenggaranya Layanan Prima Pemerintahan Kota Gorontalo untuk Mewujudkan Masyarakat Sejahtera, Maju, Aktif, Religius dan Terdidik (SMART)’. Sehubungan dengan hal tersebut, Kota Gorontalo yang usianya mencapai 292 di tahun 2020 ini, memiliki lima prioritas pembangunan daerah untuk tahun 2019-2024, antara lain:

  1. Kartu Sejahtera
  2. Penataran Birokrasi
  3. Penataan Infrastruktur Perkotaan
  4. Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Ilmu Pengetahuan Teknologi
  5. Penguatan Peran Organisasi Keagamaan

Berdasarkan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) RPJMD Kota Gorontalo Tahun 2019-2024, isu prioritas pembangunan berkelanjutan di Kota Gorontalo yang perlu diperhatikan yaitu:

  1. Akses terhadap air minum layak
  2. Akses terhadap sanitasi layak
  3. Rumah tangga kumuh perkotaan
  4. Pengelolaan sampah
  5. Pengelolaan limbah cair
  6. Pencemaran air
Payung Hukum dan Kebijakan yang Mendukung TPB
  1. Peraturan Daerah Kota Gorontalo Nomor 10 tahun 2019 tentang RPJMD Kota Gorontalo tahun 2019-2024.
  2. Peraturan Walikota Nomor 25 tahun 2017 tentang Layanan Tanda Aman Calon Pengantin Menikah (Tancap Nikah).
  3. Peraturan Daerah Kota Gorontalo Nomor 7 tahun 2016 tentang Perlindungan Perempuan dan Anak terhadap Korban Kekerasan.
Status Pelaksanaan TPB Terkini

Dari 222 indikator TPB untuk kewenangan kota, terdapat 209 indikator yang sesuai dengan kondisi Kota Gorontalo, di mana hasil evaluasi pencapaian TPB hingga tahun 2019 menunjukkan bahwa 32% indikator TPB telah mencapai target, 19.37% indikator TPB belum tercapai targetnya,  6% indikator belum dilaksanakan, dan 37% indikator tidak tersedia datanya.

 

Capaian tertinggi TPB untuk pilar Lingkungan Hidup, yaitu pada Tujuan 13 Penanganan Perubahan Iklim, sedangkan pada pilar Ekonomi, yaitu pada Tujuan 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Status Pelaksanaan TPB di Kota Gorontalo seperti:

  • Persentase penduduk miskin di Kota Gorontalo mengalami penurunan dari 6,05 persen (2015) menjadi 5,45 persen (2019);
  • Garis kemiskinan mengalami peningkatan dari 404.620 rupiah/kapita/bulan (2015) menjadi 520.095 rupiah/kapita/bulan (2019);
  • Indeks kedalaman kemiskinan (P1) dan Indeks keparahan kemiskinan (P2) di Kota Gorontalo mengalami fluktuasi dengan kecenderungan mengalami penurunan. Pada tahun 2019, P1 berada pada 0,68 dan P2 di angka 0,13;
  • Indeks ketimpangan (rasio gini) Kota Gorontalo berada di angka 0,38;
  • Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Gorontalo meningkat dari 75,62 (2015) menjadi 77,08 (2019). Angka ini merupakan yang tertinggi di Provinsi Gorontalo;
  • Usia harapan hidup di Kota Gorontalo mengalami sedikit peningkatan dari 71,69 tahun di tahun 2015 menjadi 72,42 tahun di tahun 2019;
  • Angka harapan lama sekolah di Kota Gorontalo pada tahun 2018 mencapai 14,31 dan mengalami sedikit peningkatan pada tahun 2019 menjadi 14,32;
  • Rasio elektrifikasi di Kota Gorontalo telah mencapai 100 persen pada tahun 2017 yang seluruhnya bersumber dari listrik Perusahaan Listrik Negara (PLN);
  • Prevalesi stunting di Kota Gorontalo masih cukup tinggi. Kota Gorontalo berada di posisi tiga daerah dengan angka stunting tertinggi di Provinsi Gorontalo setelah Kabupaten Boalemo (33,39) dan Kabupaten Gorontalo Utara (30,16)
Strategi Pemerintah Provinsi untuk mendorong Pemerintah Kota dan Kabupaten untuk menyelaraskan RPJMDnya dengan indikator-indikator TPB

n/a

Praktik TPB

TPB 3

Program Tancap Nikah

Program Tanda Aman Bagi Calon Pengantin (Tancap Nikah) merupakan program pelayanan kesehatan gratis bagi pasangan calon pengantin di Kota Gorontalo. Program yang telah dimulai sejak tahun 2017 ini digagas oleh Dinas Kesehatan Kota Gorontalo yang bekerja sama dengan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Provinsi Gorontalo. Program ini bertujuan untuk mengenali dan mendeteksi penyakit yang dimiliki oleh calon pengantin serta menghasilkan generasi unggul di masa mendatang. Pelaksanaan program ini diharapkan akan dapat menurunkan angka kematian ibu dan anak di Kota Gorontalo.

 

TPB 1, 3, 4, 10, 16

Program Gratis dari Lahir sampai Mati melalui Kartu Sejahtera Plus

Program ‘Gratis dari Lahir Sampai Mati’ adalah program unggulan dari Pemerintah Kota Gorontalo yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kota Gorontalo. Program yang sudah dimulai sejak tahun 2014 ini memberikan akses pelayanan secara gratis kepada masyarakat yang memiliki Kartu Sejahtera. Meskipun semua masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk dapat mendapatkan Kartu Sejahtera, tetapi kartu dan program ini difokuskan bagi masyarakat yang kurang mampu. Akses pelayanan yang dapat diperoleh masyarakat secara gratis melalui program ini, yaitu: biaya persalinan/kelahiran; biaya akte kelahiran, KTP dan KK; biaya  kesehatan di puskesmas dan rumah sakit; biaya  pendidikan hingga SMA; bantuan usaha mikro dan kecil; biaya  izin usaha; biaya  akta nikah; dan biaya  ambulans dan pemakaman. Bahkan, Kartu Sejahtera ditingkatkan menjadi Kartu Sejahtera Plus dengan ditambahkannya bantuan Pangan Non Tunai Daerah bagi keluarga yang memiliki kartu tersebut.

 

TPB 11 & 12

Program Tukar Sampah jadi Emas

Banyaknya jumlah sampah plastik yang dihasilkan di Kota Gorontalo membuat Pemerintah Kota Gorontalo berupaya melakukan pengelolaan sampah plastik. Pemerintah Kota Gorontalo –melalui Dinas Lingkungan Hidup, bekerja sama dengan Pegadaian untuk membuat program tukar sampah plastik menjadi emas. Dalam program ini, ketika masyarakat menyetorkan sampah plastik ke Bank Sampah, mereka dapat memilih untuk menukarkan sampah menjadi uang tunai atau akan ditabung ke program tabungan emas Pegadaian. Dengan ditabung ke tabungan emas, sampah plastik akan dikonversikan menjadi emas dengan minimal transaksi senilai Rp 6.000,-. Tidak hanya ke tabungan emas, program ini juga memperbolehkan agar sampah plastik dapat dikonversikan ke tabungan haji.

Kontak

Bappeda Kota Gorontalo
Jalan Arief Rahman Hakim No. 73
Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo 96138
Telp: 0435-831697
Fax: 0435-827020
Email: bappedagorontalo@gmail.com
Website: http://bapppeda.gormatics.com

Bagian Tata Pemerintahan Kota Gorontalo
Jalan Nani Wartabone No. 4, Kel. Biawao, Kec. Kota Selatan,
Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo 96133
Telp : 0345-821012/830412
Email: -
Website: https://www.gorontalokota.go.id

Sumber

Balasong, A. N. F., 2017. Marthen A. Taha: Nakhoda Apeksi Komwil VI (2014-2017). APEKSI  dan Pustaka Sawerigading.

Kelompok Kerja KLHS Bappeda Kota Gorontalo, 2019. Ringkasan Eksekutif Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) RPJMD Kota Gorontalo 2019-2024. Gorontalo: Bappeda Kota Gorontalo

BPS Kota Gorontalo, 2020. Kota Gorontalo Dalam Angka 2020. [Online], Diakses dari https://gorontalokota.bps.go.id/publication/2020/04/27/1b6d4da8806281b9108c6ac4/kota-gorontalo-dalam-angka-2020.html

BPS Provinsi Gorontalo, 2018. Persentase Rumah Tangga menurut Kabupaten/Kota dan Sumber Utama Penerangan, 2017. [Online], Diakses dari https://gorontalo.bps.go.id/statictable/2018/10/23/690/persentase-rumah-tangga-menurut-kabupaten-kota-dan-sumber-utama-penerangan-2017.html

_______, 2020. Harapan Lama Sekolah Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Gorontalo, 2010-2019. [Online], Diakses dari https://gorontalo.bps.go.id/dynamictable/2020/03/11/695/harapan-lama-sekolah-menurut-kabupaten-kota-di-provinsi-gorontalo-2010-2019.html

_______, 2020. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Gorontalo, 2010-2019. [Online] Diakses dari https://gorontalo.bps.go.id/dynamictable/2020/03/11/693/indeks-pembangunan-manusia-ipm-menurut-kabupaten-kota-di-provinsi-gorontalo-2010-2019.html

_______, 2020. Umur Harapan Hidup saat Lahir Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Gorontalo. [Online], Diakses dari https://gorontalo.bps.go.id/dynamictable/2020/03/11/694/umur-harapan-hidup-saat-lahir-menurut-kabupaten-kota-di-provinsi-gorontalo-2010-2019.html

Gobel, G. R., 2018. Kebijakan yang Membuka Peluang Investasi. [Online], Diakses dari https://www.gorontalokota.go.id/post/kebijakan-yang-membuka-peluang-investasi

Hapili, R., 2020. HUT 292 Kota Gorontalo, Marten Taha Paparkan 5 Prioritas Pembangunan. [Online], Diakses dari https://gopos.id/hut-292-kota-gorontalo-marten-taha-paparkan-5-prioritas-pembangunan/

Hulondalo.id, 2020. Ini berbagai capaian Kota Gorontalo di Usia 292 Tahun. [Online], Diakses dari https://hulondalo.id/ini-berbagai-capaian-kota-gorontalo-di-usia-292-tahun/

Ivan, 2019. Tiga Daerah di Gorontalo Masih Tinggi Angka Stunting. [Online], Diakses dari https://pojok6.id/2019/11/05/tiga-daerah-di-gorontalo-masih-tinggi-angka-stunting/

JPIP, n.d. Gratis dari Lahir Sampai Mati: Serbagratis ala Marten Taha, Wali Kota Gorontalo. [Online], Diakses dari http://www.jpip.or.id/artikelview-388.html

Koran Sindo, 2019. Kartu Sejahtera Jadi Solusi Nyata untuk Rakyat Gorontalo. [Online], Diakses dari https://daerah.sindonews.com/berita/1431918/174/kartu-sejahtera-jadi-solusi-nyata-untuk-rakyat-gorontalo

Kronologi.id, 2020. Satu Lagi, Pusat Investasi dan Bisnis Bakal Dibangun di Kota Gorontalo. [Online], Diakses dari https://kronologi.id/2020/01/29/satu-lagi-pusat-investasi-dan-bisnis-bakal-dibangun-di-kota-gorontalo/

Mata Kita, 2019. Berhasil Kurangi Sampah, DLH Kota Gorontalo: Berkat Peran Masyarakat. [Online], Diakses dari https://matakita.co/2019/11/22/berhasil-kurangi-sampah-dlh-kota-gorontalo-berkat-peran-masyarakat/

Mediacerdasbangsa, 2017. Program Tancap Nikah Oleh Dinas Kesehatan Dinilai Sangat Baik. [Online], Diakses dari http://mediacerdasbangsa.com/program-tancap-nikah-oleh-dinas-kesehatan-dinilai-sangat-baik/

Pemerintah Kota Gorontalo, n.d. Program & Strategi Kebijakan. [Online], Diakses dari https://www.gorontalokota.go.id/page/program-strategi-kebijakan

_______, n.d. Visi dan Misi. [Online], Diakses dari https://www.gorontalokota.go.id/page/visi-dan-misi

Puspita, R., 2017. Gorontalo Resmikan Program ‘Tancap Nikah’. [Online], Diakses dari https://www.republika.co.id/berita/nasional/daerah/17/07/08/osrmlq-gorontalo-resmikan-program-tancap-nikah

Sudibyo, A., 2017. ‘Dari Lahir Sampai Meninggal Gratis’ Program Layanan Pemkot Gorontalo. [Online], Diakses dari https://mesiotda.merdeka.com/bestpractice/dari-lahir-sampai-meninggal-gratis-program-layanan-pemkot-gorontalo-1703307.html

Zulkifli, 2019. Tukar Sampah Jadi Emas, Solusi Pemkot Gorontalo Kurangi Sampah Plastik. [Online], Diakses dari https://60dtk.com/tukar-sampah-jadi-emas-solusi-pemkot-gorontalo-kurangi-sampah-plastik/

Bagikan: