CLOSE

Profil Daerah


Palangka Raya

Profil Singkat

Palangka Raya merupakan ibukota dari Provinsi Kalimantan Tengah yang berada di antara Kabupaten Gunung Mas, Kabupaten Pulang Pisau dan Kabupaten Katingan. Kota Palangka Raya secara resmi mulai dibangun pada tahun 1957 bersamaan dengan pembentukan Provinsi Kalimantan Tengah yang telah resmi terbentuk pada tanggal 23 Mei 1957 berdasarkan UU Darurat Nomor 10 Tahun 1957 tentang Pembentukan Daerah Swatantra Tingkat I Kalimantan Tengah. Sebelum menjadi daerah otonom, Kalimantan Tengah merupakan bagian dari Provinsi Kalimantan Selatan dengan pusat pemerintahan berada di Kota Banjarmasin. Kota Palangka Raya secara resmi menjadi pusat pemerintahan daerah Provinsi Kalimantan Tengah pada tahun 1958 dengan berlakunya UU Nomor 27 Tahun 1959 dan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor Des. 52/12/2-206.

Kota yang banyak diwacanakan sebagai calon ibukota negara ini memiliki luas wilayah sebesar 2.853,12 km2 dan secara administratif terdiri atas lima kecamatan dan 30 kelurahan. Kecamatan Rakumpit merupakan kecamatan terluas di Kota Palangka Raya yang luasnya  mencapai 1.101,99 km2 sedangkan Kecamatan Pahandut menjadi kecamatan terkecil di Kota Palangka Raya dengan total luas area sebesar 119,73 km2. Di Kecamatan Pahandut ini diletakannya tiang pertama pembangunan Kota Palangka Raya yang secara langsung diresmikan oleh Presiden Soekarno pada tanggal 17 Juli 1957. Tanggal inilah yang kemudian dirayakan sebagai hari jadi Kota Palangka Raya.

Berdasarkan data BPS, jumlah penduduk di Kota Palangka Raya pada tahun 2019 mencapai 291.667 jiwa. Dengan tingkat kepadatan penduduk yang mencapai 122 jiwa per km2, Kota Palangka Raya menjadi kota terpadat di Kalimantan Tengah.  Jika dilihat berdasarkan jenis kelamin, rasio jenis kelamin di kota Palangka Raya berada di 105 yang menunjukkan bahwa jumlah penduduk laki-laki di kota yang dijuluki ‘Kota Cantik’ ini lebih tinggi daripada penduduk perempuan. Dari segi tenaga kerja, jumlah angkatan kerja di Kota Palangka Raya pada tahun 2019 mencapai 142.876 orang dengan rincian 134.616 orang bekerja dan 8.260 tidak bekerja.

Walikota: Fairid Naparin (periode 2018-2023)

Peluang Investasi Daerah

Kota Palangka Raya memiliki potensi investasi yang cukup menarik, terutama dengan kekayaan sumber daya alam yang sebagian besar belum dimanfaatkan oleh masyarakat. Potensi ekonomi yang dimiliki Kota Palangka Raya ada pada sektor kehutanan, perkebunan, pertanian, perikanan, peternakan, industri dan pariwisata. Sesuai dengan website Pemerintah Kota Palangka Raya, peluang investasi Kota Palangka Raya terdiri atas:

  • Sektor kehutanan
    Peluang investasi pada bidang kehutanan seperti hasil kehutanan berupa kayu, produk dan budidaya tanaman gaharu dan lebah madu, serta pembangunan tanaman hutan rakyat
  • Sektor perkebunan
    Tanaman perkebunan yang menjadi potensi di Palangka Raya seperti kelapa sawit, karet, kelapa dan jambu mete.
  • Sektor pertanian tanaman pangan
    Komoditi yang menjadi potensi seperti tanaman palawija, hortikultura (sayur-sayuran dan buah-buahan) dan tanaman padi gogo. Selain itu, komoditas singkong gajah menjadi salah satu komoditas yang dapat digunakan sebagai bahan baku untuk produk tepung dan kripik.
  • Sektor industri
    Beberapa negara tertarik untuk berinvestasi pada sektor industri turunan dari beberapa komoditas seperti kelapa sawit, komoditas kehutanan dan pertambangan. Ketiga industri turunan ini yang merupakan topik pembicaraan investasi antara Pemerintah Kota Palangka Raya dengan Pemerintah Belanda.
  • Sektor pariwisata
    Sektor pariwisata di Palangka Raya dilihat dapat menjadi peluang investasi yang cukup besar sehingga dapat menjadi daya tarik bagi investor. Berbagai jenis wisata yang dilihat dapat menarik para investor seperti wisata alam Kereng Bangkirai, Taman Nasional Sebangau, serta Bukit Tangkiling.

Beberapa potensi investasi lain yang dimiliki Kota Palangka Raya seperti:

  • Pembangunan Palangka Raya Trade Center Mal (PTC)
  • Pembangunan sejumlah hotel berbintang
  • Pembangunan sektor jasa
Prioritas Daerah

Berdasarkan RPJMD Kota Palangka Raya tahun 2018-2023, Pemerintah Kota Palangka Raya memiliki visi “Terwujudnya Kota Palangka Raya Menjadi Kota yang Maju, Rukun, dan Sejahtera untuk Semua”. Sehubungan dengan visi tersebut, Pemerintah Kota Palangka Raya menyusun misi yang terdiri atas:

  1. Mewujudkan Kemajuan Kota Palangka Raya Smart Environment (Lingkungan Cerdas)
  2. Mewujudkan Kerukunan Seluruh Elemen Masyarakat Smart Society (Masyarakat Cerdas)
  3. Mewujudkan Kesejahteraan Masyarakat Kota dan Masyarakat Daerah Pinggiran Smart Economy (Ekonomi Cerdas)

Sesuai dengan hal tersebut, prioritas pembangunan Kota Palangka Raya selama lima tahun yang tercantum dalam RPJMD Kota Palangka Raya 2018-2023 meliputi:

  1. Meningkatkan pemerataan pembangunan infrastruktur
  2. Meningkatkan kualitas lingkungan hidup
  3. Mewujudkan sumber daya manusia yang cerdas, sehat dan berdaya saing
  4. Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik
  5. Meningkatkan perekonomian daerah

Pada tahun 2020 yang merupakan tahun ketiga pelaksanaan RPJMD, Kota Palangka Raya secara khusus memiliki tema pembangunan “Optimalisasi Pembangunan Infrastruktur di Kota Palangka Raya untuk Mewujudkan Lingkungan Cerdas”, dengan prioritas dan sasaran pembangunan tahun 2020 sebagai berikut:

  • Meningkatnya kualitas infrastruktur dalam kondisi mantap
  • Menurunnya pencemaran dan perusakan lingkungan
  • Meningkatnya derajat kesehatan masyarakat
  • Meningkatnya aksesibilitas dan kualitas pendidikan
  • Meningkatnya daya saing tenaga kerja
  • Meningkatnya kualitas penyelenggaraan pemerintahan
  • Meningkatnya kualitas layanan kepada publik
  • Meningkatnya kerukunan masyarakat
  • Meningkatnya sektor perdagangan, penyediaan akomodasi dan makan minum, jasa keuangan dan asuransi
  • Meningkatnya sektor industri pengolahan
Payung Hukum dan Kebijakan yang Mendukung TPB

Meskipun Pemerintah Kota Palangka Raya belum membuat Rencana Aksi Daerah Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (RAD TPB) tetapi, dalam skala provinsi, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah telah menyelesaikan pembuatan RAD TPB Provinsi Kalimantan Tengah. RAD TPB tersebut diatur dalam Peraturan Gubernur Kalimantan Tengah Nomor 58 Tahun 2018 tentang Rencana Aksi Daerah Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/Sustainable Development Goals Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2018-2021.

Berikut peraturan daerah di Kota Palangka Raya yang berkaitan dan mendukung pelaksanaan TPB:

  • Peraturan Walikota Nomor 4 Tahun 2017 tentang Pedoman Umum Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup serta Surat Pernyataan Kesanggupan Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan Hidup bagi Usaha dan/atau Kegiatan di Wilayah Kota Palangka Raya
  • Peraturan Walikota Palangka Raya Nomor 16 Tahun 2017 tentang Pengelolaan Sistem Drainase Perkotaan Berwawasan Lingkungan dan Berkelanjutan
  • Peraturan Daerah Kota Palangka Raya Nomor 8 Tahun 2017 tentang Pengawasan Bahan Tambahan Pangan dan Bahan Berbahaya dalam Pangan
  • Peraturan Walikota Palangka Raya Nomor 16 Tahun 2019 tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat
  • Peraturan Walikota Palangka Raya Nomor 20 Tahun 2019 tentang Kebijakan dan Strategi Kota Palangka Raya dalam Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
  • Peraturan Daerah Kota Palangka Raya Nomor 2 Tahun 2019 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kota Palangka Raya Tahun 2018-2023
  • Peraturan Daerah Kota Palangka Raya Nomor 11 Tahun 2019 tentang Pengendalian Penyakit Demam Berdarah Dengue
  • Peraturan Daerah Kota Palangka Raya Nomor 13 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini
  • Peraturan Daerah Kota Palangka Raya Nomor 19 Tahun 2019 tentang Pencegahan dan Penanggulangan terhadap Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif
  • Peraturan Daerah Kota Palangka Raya Nomor 23 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Dasar
Status Pelaksanaan TPB Terkini

Berikut status pelaksanaan TPB di Palangka Raya:

  • Persentase kemiskinan di Palangka Raya mengalami penurunan dari 3,47 persen (2018) menjadi 3,35 persen (2019)
  • Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) di Palangka Raya pada tahun 2019 berada di angka 0,43 sedangkan Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) pada tahun 2019 berada pada angka 0,09
  • Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Palangka Raya mengalami peningkatan dari 78,62 persen (2015) menjadi 80,77 persen (2019). Persentase ini berada di atas IPM Kalimantan Tengah yang hanya mencapai 70,91 persen pada tahun 2019
  • Usia harapan hidup di Palangka Raya mengalami sedikit peningkatan dari 72,97 tahun (2015) menjadi 73,19 tahun pada tahun 2019
  • Rata-rata lama sekolah di kota Palangka Raya mengalami sedikit peningkatan dari 10,74 tahun (2015) menjadi 11,51 tahun (2019)
  • Indeks Pembangunan Gender (IPG) di kota Palangka Raya mengalami peningkatan dari 94,30 pada tahun 2015 menjadi 94,96 pada tahun 2019
Strategi Pemerintah Provinsi untuk mendorong Pemerintah Kota dan Kabupaten untuk menyelaraskan RPJMDnya dengan indikator-indikator TPB

n/a

Praktik TPB

TPB 4

Program Seribu Komputer

Smart society’ merupakan salah satu visi Pemerintah Kota Palangka Raya yang ingin dicapai hingga tahun 2023. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mencapai ‘smart society’ yaitu dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui peningkatan kualitas pendidikan di Palangka Raya. Sehubungan dengan hal tersebut, Pemerintah Kota Palangka Raya meluncurkan sebuah program yang dinamakan Program Seribu Komputer yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas kegiatan belajar mengajar di setiap sekolah di Palangka Raya. Melalui program ini, Pemerintah Kota Palangka Raya akan mendistribusikan komputer ke sekolah-sekolah secara bertahap hingga jumlahnya dapat mencapai 1.000 komputer pada tahun 2023. Sumber pendanaan program ini berasal dari dana operasional sekolah serta bantuan dana dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

 

TPB 16

Coaching Clinic APBD

Untuk memperkuat pengawasan anggaran APBD di Kota Palangka Raya, Inspektorat Kota Palangka Raya membuat suatu inovasi yang dinamakan Coaching Clinic APBD atau juga dikenal dengan Klinik APBD. Salah satu tujuan inovasi ini yaitu untuk mendorong terwujudnya penyelenggaraan pemerintahan yang efektif, efisien dan bertanggung jawab serta membangun pemerintahan yang baik dan bersih di Kota Palangka Raya. Melalui program inovasi ini, para pegawai pemerintahan dapat menggunakan layanan konsultasi klinik APBD untuk konsultasi terkait APBD baik itu dengan datang langsung ke kantor Inspektorat Palangka Raya maupun melalui fasilitas web chat di website Inspektorat Kota Palangka Raya.

Kontak

Bappeda Kota Palangka Raya
Jl. Tjilik Riwut Km. 5,5 No. 98, Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya,
Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah 74874
Telp: (0536) 3231542
Fax: (0536) 3231539
Email: sungram.bappedaweb@gmail.com
Website: https://bappeda.palangkaraya.go.id

 

Sumber:

Andika, R., 2019. Tingkatkan fasilitas sekolah Palangka Raya luncurkan program 1.000 komputer. [Online], Diakses dari https://kalteng.antaranews.com/berita/344072/tingkatkan-fasilitas-sekolah-palangka-raya-luncurkan-program-1000-komputer

BPS Kota Palangka Raya, 2020. [Metode Baru] Indeks Pembangunan Manusia Kota Palangka Raya, 2010-2019. [Online], Diakses dari https://palangkakota.bps.go.id/dynamictable/2019/10/02/129/-metode-baru-indeks-pembangunan-manusia-kota-palangka-raya-2010-2019.html

_______, 2020. [Metode Baru] Rata-rata Lama Sekolah di Kota Palangka Raya, 2010-2019. [Online], Diakses dari https://palangkakota.bps.go.id/dynamictable/2019/10/22/142/-metode-baru-rata-rata-lama-sekolah-di-kota-palangka-raya-2010-2019.html

_______, 2020. [Metode Baru] Umur Harapan Hidup Kota Palangka Raya, 2010-2019. [Online], Diakses dari https://palangkakota.bps.go.id/dynamictable/2019/10/22/144/-metode-baru-umur-harapan-hidup-kota-palangka-raya-2010-2019.html

_______, 2020. Indeks Kedalaman Kemiskinan di Kota Palangka Raya, 2010-2019. [Online], Diakses dari https://palangkakota.bps.go.id/dynamictable/2019/10/01/123/indeks-kedalaman-kemiskinan-di-kota-palangka-raya-2010-2019.html

_______, 2020. Indeks Keparahan Kemiskinan di Kota Palangka Raya, 2010-2019. [Online], Diakses dari https://palangkakota.bps.go.id/dynamictable/2019/10/01/124/indeks-keparahan-kemiskinan-di-kota-palangka-raya-2010-2019.html

_______, 2020. Indeks Pembangunan Gender (IPG) di Kota Palangka Raya, 2010-2019. [Online], Diakses dari https://palangkakota.bps.go.id/dynamictable/2020/03/11/162/indeks-pembangunan-gender-ipg-di-kota-palangka-raya-2010-2019.html

_______, 2020. Kota Palangka Raya Dalam Angka 2020. [Online], Diakses dari https://palangkakota.bps.go.id/publication/2020/04/27/dcaedb06dab5bf3e9c1adf0f/kota-palangka-raya-dalam-angka-2020.html

_______, 2020. Persentase Penduduk Miskin di Kota Palangka Raya, 2010-2019. [Online], Diakses dari https://palangkakota.bps.go.id/dynamictable/2019/10/01/121/persentase-penduduk-miskin-di-kota-palangka-raya-2010-2019.html

BPS Provinsi Kalimantan Tengah, 2020. Provinsi Kalimantan Tengah Dalam Angka 2020: Penyediaan Data untuk Perencanaan Pembangunan. [Online], Diakses dari https://kalteng.bps.go.id/publication/2020/02/28/3ae14a4a301c12d5b6dd4b1b/provinsi-kalimantan-tengah-dalam-angka-2020--penyediaan-data-untuk-perencanaan-pembangunan.html

Hendri, 2020. Dinas Pendidikan Palangka Raya Segera Tuntaskan Program 1000 Komputer. [Online], Diakses dari https://www.borneonews.co.id/berita/157629-dinas-pendidikan-palangka-raya-segera-tuntaskan-program-1000-komputer

_______, 2020. Sektor Wisata Jadi Unggulan Investasi di Palangka Raya. [Online], Diakses dari https://www.borneonews.co.id/berita/153995-sektor-wisata-jadi-unggulan-investasi-di-palangka-raya

Hidayat, M. A., 2020. Investor Belanda bidik peluang investasi di Indonesia, Pemprov Kalteng beri respon positif. [Online], Diakses dari https://kalteng.antaranews.com/berita/378214/investor-belanda-bidik-peluang-investasi-di-indonesia-pemprov-kalteng-beri-respon-positif

InforPublik, 2019. Gagal Jadi Ibu Kota Negara, Palangka Raya Tetap Dilirik Investor. [Online], Diakses dari http://infopublik.id/kategori/nusantara/369312/gagal-jadi-ibu-kota-negara-palangka-raya-tetap-dilirik-investor

_______, 2019. Inspektorat Kota Palangka Raya Launching “Coaching Clinic APBD”. [Online], Diakses dari http://infopublik.id/kategori/nusantara/375267/inspektorat-kota-palangka-raya-launching-coaching-clinic-apbd

Pemerintah Kota Palangkaraya, 2020. Potensi Daerah. [Online], Diakses dari https://palangkaraya.go.id/potensi-daerah/

_______, n.d. Sejarah Palangka Raya. [Online], Diakses dari https://palangkaraya.go.id/selayang-pandang/sejarah-palangka-raya/

_______, 2019. Peraturan Walikota Palangka Raya Nomor 18 Tahun 2019 tentang Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kota Palangka Raya Tahun Anggaran 2020. Palangka Raya: Bappeda Kota Palangkaraya. Diakses dari https://bappeda.palangkaraya.go.id/wp-content/uploads/sites/25/2019/07/RKPD-KOTA-PALANGKA-RAYA-TAHUN-2020-FINAL.pdf

_______, 2019. Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Palangka Raya Tahun 2018-2023. Palangka Raya: Pemerintah Kota Palangka Raya. Diakses dari https://palangkaraya.go.id/wp-content/uploads/2019/05/RPJMD-KOTA-PALANGKA-RAYA-TAHUN-2018-2023-FINAL2.pdf

Permana, H. D., 2019. Klinik APBD Perkuat Pengawasan Internal Anggaran Daerah. [Online], Diakses dari https://www.borneonews.co.id/berita/138694-klinik-apbd-perkuat-pengawasan-internal-anggaran-daerah

Suroso, E., 2019. Investor Lirik Pembangunan di Kalteng. [Online], Diakses dari https://rri.co.id/palangkaraya/daerah/716580/investor-lirik-pembangunan-di-kalteng

Tempo.co, 2017. Wacana Pemindahan Ibu Kota, Ini Potensi Ekonomi Palangka Raya. [Online], Diakses dari https://bisnis.tempo.co/read/864811/wacana-pemindahan-ibu-kota-ini-potensi-ekonomi-palangka-raya/full&view=ok

Bagikan: