
Kota Dan Pemukiman Yang Berkelanjutan
Penanganan Perubahan Iklim
Ekosistem Daratan
Kemitraan Untuk Mencapai Tujuan
TPA Talang Gulo, Desa Bahagia, OKBM – Kota Jambi – Provinsi Jambi
SDG 11: Kota dan Pemukiman yang Berkelanjutan
SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim
SDG 15: Ekosistem Daratan
SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan
Pengelolaan limbah merupakan salah satu tantangan yang paling umum dihadapi pemerintah daerah di Indonesia, salah satunya Kota Jambi. Salah satu program yang diciptakan oleh Pemerintah Kota Jambi dalam penanganan sampah yaitu sistem Sanitary Landfill yang diterapkan pada Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Talang Gulo.
Selama bertahun-tahun TPA Talang Gulo menjadi lokasi penampungan akhir dari sampah-sampah di Kota Jambi. Dibangun pada tahun 1997, TPA Talang Gulo menerima sekitar 600 ton sampah per-harinya hingga diprediksi akan mengalami overload pada tahun-tahun mendatang. Sampah-sampah yang diterima juga masih diolah menggunakan sistem open dumping, dibiarkan di kondisi terbuka tanpa memikirkan konsekuensi pada kualitas lingkungan. Sampah ini yang akhirnya menyebabkan penyebaran polusi gas metana dan cairan lindi yang sangat berbahaya bagi lingkungan dan warga sekitar.
Untuk mengatasi hal tersebut Pemerintah Indonesia melalui Ditjen Cipta Karya dan Kementerian PUPR, bekerjasama dengan Pemerintah Jerman dalam program Emission Reduction in Cities – Solid Waste Management (ERIC-SWM) untuk mengembangkan sistem sanitary landfill di TPA Talang Gulo sebagai alternatif pengelolaan sampah ramah lingkungan. Sistem sanitary landfill ini meliputi area seluas 5,2 Ha, tempat pengelolaan air lindi kapasitas 250 m3/hari, tempat pemilahan sampah kapasitas 35 ton dan tempat pengelolaan kompos kapasitas 15 ton/hari, dengan fasilitas penunjang lainnya. Dengan begitu, tidak seperti sistem open dumping yang membiarkan sampah di tempat terbuka, sistem sanitary landfill menyimpan limbah dengan beberapa lapisan seperti lapisan tanah liat geosintetik, geomembrane, dan geotekstil untuk mencegah gas metana agar tidak terlepas dan agar lindi tidak meresap dalam tanah. Hal ini pun sempat menjadi perhatian nasional hingga mendapat kunjungan dari Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq hingga disebut sebagai salah satu TPA terbaik di Indonesia. TPA Talang Gulo juga sempat mendapat kunjungan dari anggota DPR RI Komisi XII dan Walikota Jambi terdahulu Syarif Fasha yang mendorong TPA tersebut agar menjadi contoh bagi TPA lain. Tidak berhenti disitu, Pemerintah Kota Jambi juga menyiapkan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) atau proses waste-to-energy pada fasilitas TPA Talang Gulo. Proyek ini sudah pada tahapan penandatanganan MoU antara Pemerintah Kota Jambi dengan PT Regen Bioteknologi Solusi mengenai pengolahan limbah dan sedang dalam tahap persiapan.
Selain program pengelolaan limbah di TPA, Kota Jambi juga menerapkan program pengelolaan limbah di tahap awal dari rumah tangga melalui program Kampung Bahagia dan Operator Pengumpul dan Pengelola Sampah Berbasis Masyarakat (OPBM). OPBM memanfaatkan bentor untuk mengumpulkan sampah langsung dari rumah tangga untuk dipindahkan ke depot terdekat yang mana nantinya akan dipilah oleh petugas kebersihan sebelum lanjut dipindahkan ke TPA. Program ini diluncurkan pada Mei 2026 dengan 18 unit OPBM. Untuk mendukung jalannya program ini, Pemerintah Kota Jambi juga telah menutup 62 Tempat Pemrosesan Sementara (TPS) liar agar warga tidak lagi membuang sampah sembarangan. Program ini tidak hanya bertujuan untuk mengatasi masalah logistik sampah tetapi juga untuk mengubah sikap masyarakat. Walikota Maulana menyebutkan bahwa akar utama pengelolaan sampah ada pada sikap dan tradisi masyarakat. Oleh karena itu, program Kampung Bahagia juga hadir untuk mengedukasi warga mengenai prinsip 3R (reduce, reuse, recycle) serta bagaimana mengatasi masalah pengelolaan limbah dari tahap awal. Program ini juga bertujuan untuk memilah sampah dari tingkat rumah tangga dan melibatkan masyarakat sebagai bagian dari solusi pengelola sampah. Program ini dilakukan berbasis prinsip 3R dan menerapkan sistem circular economy di TPA Talang Gulo. Wali Kota Jambi Maulana menyebutkan bahwa melalui konsep ini sampah dapat diolah menjadi produk lain seperti briket dan pupuk sehingga tidak hanya mengurangi bebas TPA tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi warga.
Transformasi pengelolaan limbah di Jambi merupakan contoh nyata dari komitmen pemerintah daerah sesuai dengan SDG, beberapa diantaranya yaitu SDGs 11, 13, 15, dan 17. Dengan transformasi pengelolaan sampah lebih ramah lingkungan dan menutup TPS liar, pemerintah Kota Jambi telah mendukung pelaksanaan SDG 11 (Kota dan Pemukiman yang Berkelanjutan) SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) dengan mengurangi polusi dan membuat lingkungan lebih aman dan nyaman bagi warga sekitar. Selain itu, program-program tersebut juga berperan dalam implementasi SDG 15 (Ekosistem Daratan) dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) dengan menerapkan sistem sanitary landfill yan mencegah zat-zat berbahaya bagi lingkungan sebagai bagian dari climate action dan Kerjasama dengan pemerintahan Jerman dalam pembuatan dan pelaksanaan sistem sanitary landfill pada TPA Talang Gulo sehingga menjembatani Kerjasama dan knowledge transfer antar dua negara tersebut untuk membentuk hubungan bilateral yang kuat.
Transformasi kota Jambi menggambarkan bahwa kesiapan dan kemajuan kota tidak harus bergantung pada sumber daya yang luar biasa, tetapi pada kemauan dan tekad yang kuat untuk berubah menjadi lebih baik dan mewujudkan infrastruktur yang layak bagi masyarakat.
Referensi:
Laksono, M. Y. (2022, April 11). Didanai Jerman, TPA Sampah Talang Gulo bersistem sanitary landfill. KOMPAS.com. https://www.kompas.com/properti/read/2022/04/11/074522821/didanai-jerman-tpa-sampah-talang-gulo-bersistem-sanitary-landfill
Dari Kampung Bahagia, OPBM, hingga Angkutan Pengangkut Sampah Berbasis Digital Cara Pemkot Jambi Tuntaskan Masalah Sampah. (n.d.). Pemerintah Kota Jambi. https://jambikota.go.id/berita/dari-kampung-bahagia-opbm-hingga-angkutan-pengangkut-sampah-berbasis-digital-cara-pemkot-jambi-tuntaskan-masalah-sampah
InfoPublik - Wali Kota Jambi Paparkan Praktik Baik Pengelolaan Kota di Forum ASEAN Kuala Lumpur. (n.d.). https://infopublik.id/kategori/nusantara/933129/wali-kota-jambi-paparkan-praktik-baik-pengelolaan-kota-di-forum-asean-kuala-lumpur
Antara News Jambi. (2022, April 13). TPA sanitary landfill Talang Gulo masih menunggu test commissioning. Antara News Jambi.
https://jambi.antaranews.com/berita/500989/tpa-sanitary-landfill-talang-gulo-masih-menunggu-test-commissioning
InfoJambi. (2026, April 14). Menteri Lingkungan Hidup Akui TPA Talang Gulo Jambi Salah Satu Terbaik di Indonesia.
https://www.infojambi.com/menteri-lingkungan-hidup-akui-tpa-talang-gulo-jambi-salah-satu-terbaik-di-indonesia
Kementerian PUPR. (2021, July 14). Kementerian PUPR Bangun Sistem Sanitary Landfill TPA Talang Gulo Jambi Ramah Lingkungan.
https://pu.go.id/berita/kementerian-pupr-bangun-sistem-sanitary-landfill-tpa-talang-gulo-jambi-ramah-lingkungan
Pemerintah Kota Jambi. (2026, May 18). Dari Kampung Bahagia, OPBM, hingga Angkutan Pengangkut Sampah Berbasis Digital: Cara Pemkot Jambi Tuntaskan Masalah Sampah.
https://jambikota.go.id/berita/dari-kampung-bahagia-opbm-hingga-angkutan-pengangkut-sampah-berbasis-digital-cara-pemkot-jambi-tuntaskan-masalah-sampah
Kompas. (2022, April 11). Didanai Jerman, TPA Sampah Talang Gulo Bersistem Sanitary Landfill.
https://www.kompas.com/properti/read/2022/04/11/074522821/didanai-jerman-tpa-sampah-talang-gulo-bersistem-sanitary-landfill
Kontributor: