CLOSE

Profil Daerah


Lampung

Profil Singkat

Provinsi Lampung adalah provinsi yang terletak di ujung Selatan Pulau Sumatera, berbatasan dengan Provinsi Sumatera Selatan di sebelah Utara, Selat Sunda di sebelah Selatan, Laut Jawa di sebelah Timur dan Samudera Hindia di sebelah Barat. Provinsi yang menjadi pintu gerbang Pulau Sumatera  dari Pulau Jawa ini memiliki populasi  8.4457.600 juta penduduk (BPS 2018). Secara administrasi, Provinsi Lampung terbagi menjadi 2 kota, yaitu Kota Bandar Lampung dan Kota Metro, serta 13 kabupaten.

Dalam pemerintahannya, Gubernur Arinal Djunaidi adalah gubernur ke 10 yang memerintah Provinsi Lampung dan mengusung visi misi “ Rakyat Lampung Berjaya: Aman Berbudaya Maju Berdaya Saing dan Sejahtera”.

Peluang Investasi Daerah

Provinsi Lampung semakin memperlihatkan kualitasnya sebagai provinsi yang ramah akan investasi, setidaknya dalam dua tahun terakhir ini terdapat dua pencapaian yang diraih. Pertama adalah penghargaan sebagai Provinsi Potensial Investasi Terbaik pada Ajang Indonesia Attractiveness Award 2018 berdasarkan penilaian pada empat komponen utama, yaitu tingkat investasi, jumlah infrastuktur, pelayanan publik dan pariwisata. Kedua adalah masuk dalam jajaran 10 besar tujuan investasi Indonesia. Provinsi Lampung menempati urutan 7, setelah Jawa Timur, DKI, Jawa Barat dan Jawa Tengah. Situasi yang kondusif bagi investor, dukungan infrastruktur baik fisik maupun legal yang baik menjadikan Lampung berhasil masuk dalam kelompok 10 besar. 

Beberapa peluang investasi yang sudah berhasil dikembangkan dan akan dikembangkan

  1. Investasi keuangan melalui skema financial technologi (fintech) yang menggunakan skema peer-to-peer lending platform.
  2. Pengembangan bidang agrobisnis (ubi kayu, kacang kedele, padi, dan jagung)  serta sub sektor pertanian (industri perbenihan padi dan jagung, unit pengolahan jagung dan unit pengolahan beras)  di wilayah Lampung Tengah.
  3. Pengembangan sektor pertanian (jagung dan pisang), perkebunan (kelapa, kelapa sawit dan kakao), serta perikanan (budidaya ikan kerapu air laut, budidaya rumput laut, budidaya Mutiara dan budidaya di wilayah Lampung Selatan.
  4. Pengembangan Wisata Batu Pukuk, Kota Bandar Lampung.
  5. Pengembangan Pesisir dari Lempasing ke Kawasan Pelabuhan Panjang.
  6. Perdagangan Besar dan Pasar Tradisional, baik perdagangan hasil bumi maupun produk olahan dan pusat distribusi.
  7. Pengembangan Wisata berbasis MICE.
  8. Pengembangan pengelolaan sampah dan instalasi air bersih.
Prioritas Daerah

Pada tahun 2020, arah kebijakan pembangunan Provinsi Lampung sesuai dengan RPJMD 2019 – 2024 yaitu “Meningkatkan Kualitas SDM dan Melanjutkan Pembangunan Ekonomi untuk Mengurangi Kemiskinan’. Sesuai dengana arah kebijakan tersebut, maka prioritas Pembangunan Lampung, antara lain:

  1. Pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM)
  2. Meningkatkan nilai tambah produk unggulan untuk mengurangi kemiskinan dan ketimpangan.
  3. Reformasi birokrasi
  4. Infrastruktur untuk perbumbuhan ekonomi yang berkualitas
  5. Kehidupan yang religious, aman, berbudaya dan inovatif
  6. Pembangunan berkelanjutan dan mitigasi bencana
Payung Hukum dan Kebijakan yang Mendukung TPB
  • Peraturan Gubernur No. 19 Tahun 2018 tentang RAD SDGs Provinsi Lampung 2018-2019
  • Peraturan Gubernur No 13 Tahun 2019 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Provinsi Lampung 2019-2024
  • Keputusan Bupati Lampung Timur Nomor B. 89/22-SK/2018 tentang Pembentukan Tim Koordinasi Daerah Pelaksanaan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB)/Sustainable Development Goal (SDGs).
Status Pelaksanaan TPB Terkini

Pelaksanaan TPB di Provinsi Lampung turut didukung oleh Universitas Lampung dengan membentuk SDGs Center. Salah satu bentuk dukungan dari SDGs Center Universitas Lampung adalah pembuatan dan penyusunan dashboard pelaksanaan SDGs untuk mempermudah monitoring dan evaluasi pelaksanaan TPB di Provinsi Lampung.

Status pelaksanaan TPB:

  • Tingkat kemiskinan turun dari 13,14% pada 2018 menjadi 12,62% pada September 2019 dan berada diatas rata-rata nasional (9,22%).
  • Indeks gini turun sebesar 0,017 poin dari 0,346 pada 2018 menjadi 0,319 pada Maret 2019, berada di bawah angka nasional (0,382).
  • Prevalensi stunting menurun dari 42,6% pada 2013 menjadi 27,3% pada 2018 yang menandakan perbaikan status gizi anak dan lebih rendah dari angka prevalensi nasional (30,8%).
  • Kualitas pendidikan membaik ditandai dengan meningkatnya presentase penduduk melek huruf usia 15-24 tahun dari 99,57% (2017) menjadi 99,87% pada 2018.
  • Persentase rumah tangga di Provinsi Lampung yang menggunakan sumber penerangan listrik meningkat menjadi 99,54% pada 2018.
  • Presentase perempuan yang menggunakan hak pilihnya meningkat baik pada pemilihan walikota Bandar Lampung (2015) maupun pemilihan gubernur (2018).
Strategi Pemerintah Provinsi untuk mendorong Pemerintah Kota dan Kabupaten untuk menyelaraskan RPJMDnya dengan indikator-indikator TPB

(kebijakan, himbauan, atau kegiatan untuk mendorong pemerintah kota dan kabupaten di Provinsi Lampung untuk menyelaraskan RPJMD nya dengan indikator-indikator TPB).

  • Seminar Localizing SDGs (Pemerintah Provinsi Lampung)[1]
  • Sosialisasi SDGs (Pemerintah Kota Bandar Lampung)
  • Pembentukan Pilar 4 Pelaksana (Pemerintah, Perguruan Tinggi, Kalangan Usaha dan Filantropi, Media dan CSO) oleh Pemerintah Provinsi Lampung[2]
  • Pembentukan Dashboard SDGs bersama SDGs Center Universitas Lampung (Pemkot Bandar Lampung)
Praktik TPB

TPB 2: Tanpa Kelaparan

Aliansi Stunting Lampung: forum multi pihak untuk menangani isu stunting dan mendukung percepatan intervensi isu stunting pada empat kabupaten yang masuk dalam 160 Kabupaten Intervensi Penurunan Stunting Terintegrasi 2019.

Kontak

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Provinsi Lampung      
Jl. Wolter Monginsidi No.223 Teluk Betung-Bandar Lampung 35215
Fax. (0721) 486396, 470644 Telp. (0721) 485458, 486711

[1] Bappeda Provinsi Lampung. (2020, Januari). PELUNCURAN LOCALIZING SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS (SDGs) IN LAMPUNG. Retrieved from http://www.bappeda.lampungprov.go.id/berita-peluncuran-localizing-sustainable-development-goals-sdgs-in-lampung.html

[2] Pemprov Lampung Pertajam TPB 2019. (2020, Januari). Retrieved from https://www.jp-news.id/v/1348/pemprov-lampung-pertajam-tpb-2019

Badan Pusat Statistik. (2018,2019).

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu. (2020, Januari). Retrieved from https://www.dpmptsp.bandarlampungkota.go.id/blog/2018/10/peluang-investasi

DPMPTSP Kabupaten Lampung Selatan. (2020, Januari). Peluang Investasi. Retrieved from http://103.87.231.219/peluanginvestasi.php

GATRA.com. (2020, Januari). Investasi di Lampung Baru Terealisasi 82% dari Target. Retrieved from https://www.gatra.com/detail/news/378446-Investasi-di-Lampung-Baru-Terealisasi-82-dari-Target

Kementerian Kesehatan RI. (2018). Riskesdas 2018. Jakarta: Kementerian Kesehatan.

Provinsi Lampung. (2020, Januari). Provinsi Lampung Peringkat Tujuh Nasional Daerah Tujuan Investasi. Retrieved from https://lampungprov.go.id/detail-post/provinsi-lampung-peringkat-tujuh-nasional-daerah-tujuan-investasi

radarlampung.co.id. (2020, Januari). Lampung Top 10 Investasi Tertinggi Akseleran. Retrieved from https://radarlampung.co.id/2019/07/18/lampung-top-10-investasi-tertinggi-akseleran/

Teras Lampung. (2020, Januari). Potensi dan Peluang Investasi di Lampung Tengah. Retrieved from https://www.teraslampung.com/potensi-dan-peluang-investasi-di/